MENU
Informasi
  • 03 Feb 2017

Seberapa AMAN-kah mainan anak yang kita beli?

Pernahkah kita bayangkan maksud baik memberikan mainan yang menyenangkan untuk anak-anak kita, tetapi malah mencelakainya? Ini semua karena kita tidak jeli dan sadar akan bahaya yang terkandung di dalam mainan yang kita beli untuk permata buah hati. 

Jangankan Indonesia, kita ambil contoh negara Amerika dengan aturan yang begitu ketatnya, masih saja setiap bulan banyak di tarik kembali dari peredaran (Recall) mainan yang telah dijual, karena tidak memenuhi standar yang berlaku. Tabel ringkasan penarikan di mainan yang bererar di Amerika bulan november 2016 sebagai berikut: 

Di negara kita, Indonesia, Badan Standarisasi Nasional memperkirakan 90 persen mainan mempunyai masalah keselamatan. Oleh karena itu diperlukan penerapan standar SNI ISO 8124 keselamatan dan keamanan mainan anak ini untuk mengurangi risiko dan mencegah bahaya akibat mainan anak. Misalnya, tersedak, tersetrum, tergores, terjatuh, terbakar serta terpapar kandungan kimia. Dimana hingga sekarang Indonesia pun menjadi sasaran empuk produk mainan impor. Dan tentang kelompok usia pembeli atau pengguna mainan ini sering kali di abaikan hanya karena bentuk model dan design yang menarik tanpa memikirkan seberapa bahaya dari produk tersebut.

Untuk itu Qualis Indonesia hadir di Indonesia yang menyediakan pengujian keamanan mainan yang terlengkap dan terbesar di Indonesia.