MENU
Informasi
  • 05 Oct 2018

Perlunya Infrastruktur Mutu dan Pengujian untuk Produk Nasional Berkualitas Global

Qualis Indonesia, 3 Oktober 2018- Kemampuan bersaing di era global mutlak diperlukan bagi bangsa Indonesia. Kerja sama regional maupun multilateral yang telah dijalin Indonesia sebagai masyarakat Internasional diharapkan mampu mendorong peningkatan perekonomian Indonesia dan mengubah peran Indonesia yang selama ini hanya menjadi konsumen terbesar belaka berubah menjadi produsen dan pemain penting di era pasar global yang berbasis teknologi seperti hari ini.
 
Beberapa kerja sama penting  memang sudah dijalin seperti di ASEAN Free Trade Area (AFTA) yang dilakukan sejak 2002, ASEAN-China pada 2004, Indonesian-Japan Economic Partnership IJ-EPA pada 2007, ASEAN-Australia, New Zeland di tahun 2010 dan beberapa kerja sama lain terkait pasar bebas yang telah mengurangi barrier-barier perdagangan, yang juga bisa dibilang telah menempatkan Indonesia sebagai negara terbuka untuk ekspor dan impor. Namun, belum cukup sampai di situ Indonesia pun sudah termaktub dalam kesepakatan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sejak 2015, dengan demikian tingkat persaingan pun memiliki tensi yang sangat tinggi.
 
Untuk itu regulasi, standar, kualitas produk, dan kualitas sumber daya merupakan kunci utama keberhasilan daya saing Indonesia di pasar Internasional. Pemerintah juga telah mengeluarkan UU Nomor 20 Tahun 2014 tentang Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian untuk meningkatkan daya saing Indonesia. Mutu menjadi sangat vital dalam memastikan barang, jasa, proses, atau personal yang telah memenuhi persyaratan acuan.
 
Di sisi lain dengan break event point yang lama, laboratorium uji belum banyak diminati oleh para pelaku penerapan standar. P2SMTP LIPI sebagai instansi yang menjadi pionir dalam sistem Mutu dan Teknologi pengujian bertekad mendukung penuh peningkatan kemampuan laboratorium-laboratorium uji di Indonesia, tak terkecuali bergandengan tangan dengan Qualis Indonesia.
 
Pada tahun 2018 P2SMTP kembali mengadakan Annual Meeting on Testing and Quality (AMTeQ) yang sudah diprakarsai sejak 2006, dengan kata lain sudah dihelat sebanyak 13 kali sebagai wujud penerapan peran sertanya dalam diseminasi hasil penelitian yang berkaitan dengan penerapan regulasi dan mendorong peningkatan ketersediaan produk-produk berkualitas. Kegiatan AMTeQ 2018 kali ini pun dibuka oleh kepala LIPI yang diwakili oleh Plt. Sekretaris Utama LIPI Nur Tri Aries Suestiningtyas.
 
Tujuan diselenggarakannya AMTeQ ini tak lain ialah untuk mempertemukan akademisi, praktisi, pelaku industri, pengambil keputusan agar bisa saling bertukar informasi dan bernegosiasi dalam menunjang kegiatan pengembangan dalam bidang Sistem Mutu dan Teknologi Pengujian sehingga terwujud budaya mutu dan keselamatan untuk Indonesia maju.
 
Pada kesempatan Annual Meeting on Testing and Quality (AMTeQ) 2018 ini P2SMPT mengundang Qualis Indonesia selaku laboratorium independen dan terlengkap di Indonesia untuk terlibat secara penuh. Annual AMTeQ sendiri merupakan pertemuan ilmiah rutin tahunan yang diselenggarakan P2SMTP-LIPI.
 
Infrastruktur Mutu dan Pengujian untuk Produk Nasional Berkualitas Global menjadi tema utama dalam menjawab tantangan global di masa depan, sebagaimana yang menjadi perhatian utama Qualis Indonesia dalam memberikan pelayanan laboratorium  pengujian terbaik yang kini memang sudah melayani lebih dari 12 sektor industri.
 
Dalam gelaran AMTeQ 2018 kali ini mulai diperkenalkan kepada khalayak remaja akan pentinganya standar dan kualitas produk melalui kegiatan AMTeQ Young Inventor Competition (AYIC) yang melibatkan SMA/SMK atau sederajat se-Jabodetabek yang telah dijuarai oleh SMAN 2 Tangerang Selatan yang membuat alat pengujian bidang datar yang sepenuhnya diotomasi dengan melibatkan teknologi software yang dikembangkan sendiri, sehingga menghasilkan alat uji yang efisien. SMAN 2 Tangerang Selatan berhasil menyingkirkan kompetitor lainnya yang padahal tak kalah bagusnya. Penilaian terhadap peserta lomba didasarkan pada seberapa banyak poin yang diberikan oleh pengunjung Annual Meeting on Testing and Quality (AMTeQ) yang dilaksanakan di gedung Graha Widya Bhakti saat itu.
 
Dalam helatan tersebut juga terdapat presentasi ilmiah dari beberapa makalah yang telah melalui proses kurasi oleh kurator yang kompeten di bidangnya, presentasi ilmiah dilakukan secara oral dan poster. Selain itu juga terdapat seminar utama dengan pembicara kunci seperti Puji Winarni (Sekretaris Utama Badan Standardisasi Nasional), Merry Maryati (Direktur Ekspor Produk Industri dan Pertambangan), dan Irham Budiman (mewakili Dewan Penasehat Asosiasi Lembaga Sertifikasi Indonesia).
 
Peserta yang berpartisipasi dalam kegiatan AMTeQ meliputi beberapa kalangan di antaranya adalah pemerintah sebagai pembuat kebijakan, industri sebagai penyedia barang dan jasa, peneliti, pakar, laboratorium pengujian, mahasiswa, siswa SMA/SMK sederajat serta konsumen sebagai pengguna produk.  (Gilang Pradana)