Qualis Indonesia ambil bagian dalam ajang pameran khusus kendaraan bermotor listrik pertama di Indonesia, Indonesia Electric Motor Show (IEMS) 2019. Acara yang diselenggarakan atas kerjasama Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan Majalah Transportasi Indonesia ini mengusung tema “Electric Vehicle for Smart Transportation”.
 
Acara yang berlangsung di Balai Kartini Jakarta, pada tanggal 4-5 September 2019 tersebut dibuka oleh Kepala BPPT,  Mentri Kordinator Bidang Kemaritiman, Mentri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mentri Perindustrian, Mentri Perhubungan, dan Kepala Staf Kepresidenan.
 
“Sejak diterbitkannya Perpres No 55 Tahun 2019 BPPT dan beberapa Kementerian menyambut baik tentang sosialisasi mengenai kendaraan listrik,” kata Kepala BPPT Hammam Riza.
 

 
Qualis Indonesia sebagai Lembaga Penilaian Kesesuaian (LPK) terpercaya dengan laboratorium pengujian terlengkap di Indonesia pada dasarnya menyediakan layanan pengujian dan sertifikasi SNI untuk komponen produk otomotif dan transportasi.
 
Tidak sedikit pabrikan dan supplier otomotif ternama yang sudah menggunakan jasa Qualis Indonesia, mulai dari Sugity, Takagi, Astra Otoparts dan masih banyak lagi. Selain otomotif, Qualis Indonesia juga melakukan pengujian untuk perusahaan transportasi, salah satunya adalah PT Kereta Api Indonesia.
 
Qualis Indonesia memiliki fasilitas laboratorium pengujian yang sangat lengkap, khususnya untuk pengujian produk otomotif. Bahkan ada beberapa pengujian  yang hanya bisa dilakukan di Qualis Indonesia, seperti pengujian vibrasi dengan heat resistence, serta simulasi pengujian cuaca.
 
Kedepannya, saat ini Qualis Indonesia sedang melakukan pengembangan agar dapat memfasilitasi pengujian baterai  kendaraan, agar dapat memenuhi kebutuhan pabrikan dan supplier otomotif yang kini sudah mulai merambah ke produk mobil dan motor listrik.
 
IEMS 2019 diikuti oleh 45 peserta pameran yang terdiri dari kementrian, BUMN, akademisi, stake holder, industri komponen pendukung, dan para pelaku industri otomotif dari merek ternama di Indonesia asak Jepang, China, Eropa, dan juga Indonesia.
 
Acara ini merupakan upaya atau inisiatif untuk dapat memperdalam dan memperluas pemahaman masyarakat Indonesia mengenai kendaraan bermotor listrik, salah satunya adalah soal teknologi  disruptif. (AT)