Qualis News, 08 Januari, 2108 -Penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) di sektor industri manufaktur sudah semakin tinggi. Hal ini tercermin dengan meningkatnya jumlah SNI yang diterapkan baik sukarela maupun wajib, serta konsumen sudah semakin jeli dan cerdas dalam memilih produk yang berkualitas.

“Tujuan diberlakukannya SNI adalah untuk melindungi konsumen,” ujar Agus Kurniawan selaku Kepala Seksi Sumber Daya Industri, Direktorat Industri Elektronika & Telematika Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, dalam rapat tertutup Rencana Pemberlakuan SNI Wajib Peralatan Dapur, Peralatan Pemanas Cairan dan Pengisi Baterai di Tanker II, Kemenperin (8/1).

Jumlah penerapan SNI semakin bertambah secara signifikan baik itu penerapan SNI produk, proses, sistem maupun personel. Sejauh ini Kementerian Perindustrian telah memberlakukan 105 SNI secara wajib di berbagai sektor manufaktur. Meski demikian memasuki 2019 SNI Wajib Peralatan Dapur, Peralatan Pemanas Cairan dan Pengisi Baterai perlu dievaluasi kembali, kata Agus.

Seperti produk Penanak Nasi (Rice Cooker), Penanak bertekanan (Pressure Cooker)  dengan daya listrik hingga 1.000 watt akan menjadi pertimbangan untuk dimasukan menjadi produk SNI Wajib,  termasuk pemasak dan penghangat nasi serta kombinasinya  dan  yang menggunakan prinsip kerja tekanan yang diusulkan memiliki volume maksimal 3 liter dengan listrik berdaya 1.000 watt.

Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro) SNI Wajib Peralatan Dapur, Peralatan Pemanas Cairan dan Pengisi Baterai di Indonesia sendiri cukup banyak di antaranya BSI Kemenperin, PT Qualis Indonesia, B4T Bandung, Sucofindo ICS, TUV Rheinland, PPMB, dan Baristand Surabaya.

Memasuki era industri 4.0 pemerintah memang gencar meningkatkan daya saing industri nasional di kancah global, yang sebelumnya telah meluncurkan Making Indonesia 4.0. Peta jalan ini sebagai strategi dan arah yang jelas dalam pengembangan industri agar semakin kompetitif. Tak lain untuk menjadikan Indonesia masuk dalam jajaran 10 besar dengan perekonomian terkuat di dunia pada 2030.

Sebagai laboratorium independen terlengkap di Indonesia Qualis berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi setiap klien. Qualis Indonesia percaya jika kualitas adalah keutamaan bagi setiap produk yang beredar di tengah masyarakat.

PT Qualis Indonesia juga merupakan LPK yang telah diakreditasi KAN dan telah memenuhi persyaratan dalam SNI ISO/IEC 17025 Sistem Manajemen Laboratorium dan SNI ISO/IEC 17065 Penilai Kesesuaian - Persyaratan untuk Lembaga Sertifikasi Produk, Proses dan Jasa. Ruang lingkup PT Qualis antara lain pengujian dan sertifikasi aksesoris kelistrikan, kabel, pangan, tekstil, mainan anak, serat optik, mikrobiologi, AUVI, LED & luminer, alat rumah tangga, transportasi, EMC, kosmetik, dan kalibrasi. (Gilang Pradana)